Jurnalis Papua dan PTFI Napak Tilas Sejarah di ANTARA Heritage Center Jakarta

Foto Jurnalis Papua dan Tim Corcom PTFI bersama Direktur Utama Perum LKBN ANTARA Benny Siga Butarbutar (Foto : Antara)

JAKARTA,FP.COM – Usai mengikuti rangkaian Hari Pers Nasional 2026 di Banten, 10 jurnalis asal Provinsi Papua dan Papua Tengah yang didukung Corporate Communications (Corcom) PT Freeport Indonesia (PTFI) melakukan kunjungan ke Antara Heritage Center (AHC) di kawasan Pasar Baru, Jakarta Pusat, Selasa (10/2/2026).

Kedua Jurnalis dari Timika melihat mesin ketik kuno dan peralatan komunikasi yang digunakan jurnalis masa lampau (foto: Antara)

Kunjungan ini menjadi momen penting bagi para jurnalis untuk belajar langsung dari lembaga pers yang berdiri sejak 13 Desember 1937. Gedung bersejarah ini merupakan saksi perjuangan para pendiri ANTARA dalam menyebarkan teks Proklamasi Kemerdekaan RI ke seluruh dunia pada tahun 1945.

Read More
iklan hut-ri

Direktur Utama Kantor Berita ANTARA, Benny Siga Butarbutar, memberikan motivasi mendalam mengenai tantangan jurnalisme di era modern. Ia menekankan bahwa meski teknologi berkembang pesat, esensi emosi dan nurani manusia tidak akan bisa diduplikasi.

“AI memang mengancam kita, tapi dalam setiap konflik atau krisis, ia tidak akan pernah bisa menggantikan posisi human. The emotion is very strong as human, emosi manusia itu sangat kuat dan itulah yang memimpin kita. Kita adalah the truth guardians atau penjaga kebenaran. Kamu harus mempertahankan itu sampai mati,” tegas Benny di hadapan delegasi Papua.

Menyaksikan pameran koleksi foto jurnalistik terbaik karya kurator ANTARA (Foto: Antara)

Dalam kunjungan tersebut, para jurnalis diajak berkeliling melihat fasilitas bersejarah dan modern yang dimiliki ANTARA, meliputi:

  • Museum ANTARA: Ruang yang menyimpan saksi bisu perjuangan pers Indonesia saat awal kemerdekaan.
  • Pameran Foto Taman Langit: Melihat koleksi karya foto jurnalistik terbaik yang dipamerkan di area terbuka.
  • Ruang Rapat Adam Malik: Mengunjungi ruangan ikonik yang menggunakan nama Adam Malik, salah satu pendiri ANTARA yang juga tokoh nasional legendaris, mantan Wakil Presiden RI, serta pernah menjabat sebagai Ketua Majelis Umum PBB.
  • Studio Podcast dan Ruang Redaksi: Meninjau langsung dapur produksi berita modern untuk melihat bagaimana informasi diolah secara cepat dan akurat di era digital.

Kunjungan pada 10 Februari ini merupakan bagian dari program peningkatan kapasitas jurnalis yang konsisten dilakukan oleh PT Freeport Indonesia. Dengan melihat langsung operasional kantor berita nasional, jurnalis Papua diharapkan dapat membawa standar profesionalisme dan semangat perjuangan pers ke daerah masing-masing.(AiWr)

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *