Kadisbudpar Papua: Pelatihan Kuliner Strategi Hadapi Ketatnya Persaingan Industri Jasa Pariwisata

Kadisbudpar Papua Yimin Weya saat memberikan arahan pada pelatihan kuliner khas Papua di Jayapura, Rabu (3/12)

JAYAPURA,FP.COM – Pesatnya perkembangan industri kuliner dan pariwisata menuntut pelaku usaha untuk terus berbenah. Menanggapi hal ini, Kepala Disbudpar Papua, Yimin Weya, menyebut Pelatihan Kuliner Khas Papua sebagai strategi penting untuk menghadapi persaingan yang semakin ketat.

Dalam kegiatan pembukaan pelatihan kuliner khas Papua di Jayapura, Rabu (3/12), Yimin Weya memaparkan bahwa pariwisata adalah industri jasa yang luas, mencakup transportasi, keramahan, makanan, minuman, hingga layanan pendukung lainnya seperti bank, asuransi, dan keamanan. Ia menegaskan, pariwisata tidak hanya berfungsi melepas penat, tetapi juga memberikan manfaat ekonomi yang signifikan.

Read More
iklan hut-ri

“Pariwisata dapat menghasilkan devisa bagi daerah, sehingga meningkatkan perekonomian daerah untuk menyejahterakan masyarakatnya,” jelas Yimin.

Ia mengakui bahwa saat ini banyak orang tertarik terjun ke usaha kuliner, namun banyak pula yang belum memiliki bekal keterampilan yang memadai.

“Di tengah persaingan usaha yang semakin ketat saat ini, pelatihan seperti ini sangat dibutuhkan, agar para kelompok usaha kuliner bisa memiliki wawasan dan keterampilan yang lebih baik guna mendorong kemajuan usahanya,” tegasnya.

Pelatihan ini diharapkan dapat memberikan strategi khusus agar usaha kuliner lokal di Papua dapat tetap eksis dan bertahan di tengah gempuran persaingan industri. (AiWr)

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *