JAYAPURA,FP.COM – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua, melalui Badan Perencanaan Pembangunan Riset dan Inovasi Daerah (Bapperida), mencatat realisasi keuangan daerah hingga Triwulan III (Agustus) Tahun 2025 mencapai 48,19 persen, sementara realisasi fisik berada di angka 47,41 persen.
Capaian tersebut terungkap dalam kegiatan Monitoring Meja Tahap II yang digelar Bapperida. Monitoring ini bertujuan memantau capaian realisasi, mengidentifikasi hambatan pelaksanaan program, dan menyusun langkah strategis untuk percepatan pembangunan.
Plt Kepala Bapperida Papua, Jimmy Alberto Thesia, menyebut adanya beberapa masalah non-teknis yang mengakibatkan lambatnya proses lelang, salah satunya karena pergantian pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) selaku pengguna anggaran.
“Bapperida merekomendasikan OPD pengelola sumber dana Otonomi Khusus (Otsus) untuk segera mempercepat proses pelaksanaan fisik, memperhatikan proses pelaksanaannya, dan mempercepat proses penginputan data,” kata Jimmy Alberto Thesia.
Ia juga menekankan bahwa para Kepala OPD wajib memonitoring dan mengevaluasi proses pelaksanaan program, kegiatan, dan sub kegiatan di masing-masing OPD.
10 OPD dengan Realisasi Keuangan dan Fisik Terbaik
Dalam monitoring tersebut, Bapperida juga mengumumkan 10 OPD dengan kinerja realisasi terbaik hingga Agustus 2025:
Kinerja Terbaik Realisasi Keuangan Terbaik Realisasi Fisik Terbaik Peringkat 1 Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (87,83%) Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (93,85%) Peringkat 2 BPKAD (74,15%) Diskominfo (90,33%) Peringkat 3 Diskominfo (73,20%) Biro Umum dan Administrasi Pimpinan (85,92%) Peringkat 4 Dinas Kesehatan (70,14%) Dinas PMK dan Adat (74,61%) Peringkat 5 Dinas Olahraga dan Pemuda (65,78%) Dinas Perkebunan dan Peternakan (72,89%)


