105.516 Orang di Papua Telah Divaksin Covid-19

  • Whatsapp
Peserta saat disuntik vaksin Covid-19.

JAYAPURA, FP.COM – Total 105.516 orang di Papua telah disuntik vaksin Covid-19 sejak pelaksanaan vaksinasi Covid-19 dimulai pada 15 Januari 2021 lalu. Dari jumlah tersebut, 836 orang menggunakan vaksin Astrazeneca, sisanya menggunakan vaksin Sinovac.

Kepala Bidang Pencegahaan dan Pengendalian Penyakik (P2P) Dinas Kesehatan Provinsi Papua, dr. Aaron Rumainum menerangkan, vaksin Astrazeneca paling banyak diberikan bagi petugas publik yakni 831 orang.

Read More

“Tenaga kesehatan juga ada yang menggunakan vaksin Astrazeneca sebanyak 4 orang, sementara lansia baru satu orang. Namun mereka baru disuntik dosis pertama,” kata Aaron melalui pesan Whatsapp, Rabu (31/3/2021).

Adapun total tenaga kesehatan yang telah divaksinasi sebanyak 24.794 orang, terdiri dari 13.508 orang yang telah disuntik vaksin dosis pertama dan 11.286 orang disuntik vaksin dosis kedua.

“Untuk lansia sebanyak 2.272 orang disuntik dosis pertama dan 50 orang dosis kedua. Sedangkan petugas publik sebanyak 61.147 orang dosis pertama dan 17.252 orang yang sudah disuntik dosis kedua,” jelasnya.

Secara umum, lanjut Aaron, sebanyak 76.928 yang telah divaksinasi dosis pertama dan 28.588 orang yang sudah divaksinasi dosis kedua.

“Kalau vaksin habis, maka hal ini menjadi prestasi bagi Papua, akan tetapi jika vaksin masih tersisa artinya cakupan rendah dan itu sangat merugikan daerah setempat,” ucapnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kota Jayapura yang juga Juru Bicara Satgas Covid-19 Kota Jayapura, dr.Nyoman Sri Antari menyampaikan, per 30 Maret 2021, tenaga kesehatan yang telah disuntik vaksin dosis pertama sebanyak 3.640 orang, dosis kedua 3.122 orang.

“Untuk lanjut usia (lansia) dosis pertama sebanyak 14.484 orang, dosis kedua 600 orang. Vaksin dosis pertama dan kedua di Kota Jayapura sebanyak 560 orang, 26 orang vaksin dosis pertama di luar fasilitas kesehatan Kota Jayapura, vaksin dosis kedua Faskes Kota Jayapura 14 orang. Vaksin pertama menggunakan Sinovac, vaksin kedua menggunakan Biofarma,” jelas dokter Nyoman.

Nyoman menyebut, vaksinasi Covid-19 baru mencapai 6,14 persen dari target 260 ribu orang yang akan divaksin. (FPKontr1)

RS Abe

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *