JAYAPURA,FP.COM – Sebanyak 34 fotografer dari berbagai daerah di Tanah Papua dipastikan bakal memamerkan karya visual terbaik mereka dalam pameran fotografi yang menjadi bagian dari gelaran Impact Papua: Film, Culture & Creativity.
Ajang apresiasi budaya dan seni kreatif tersebut akan berlangsung di Halaman Museum Loka Budaya Universitas Cenderawasih (Uncen), Abepura, Kota Jayapura, pada Rabu, 12 Agustus 2026 mendatang, bertepatan dengan peringatan Hari Pemuda Internasional.
Koordinator Pameran Fotografi, Yosin Kogoya, mengungkapkan bahwa dari ratusan karya yang masuk dari para fotografer di seluruh Papua, panitia telah mengurasi sebanyak 240 foto pilihan untuk dipajang dalam pameran tersebut. Karya-karya ini merekam keberagaman wajah Papua, mulai dari denyut ekonomi harian, kehidupan masyarakat, ruang hidup, budaya, hingga lanskap alam dan pembangunan.
“Setiap fotografer memiliki cerita dan sudut pandang berbeda. Kami ingin menghadirkan Papua apa adanya tentang manusia, alam, budaya, dan kehidupan yang terus bergerak. Kami berharap pengunjung tidak sekadar melihat foto yang indah, tetapi juga merasakan kisah yang hidup di balik setiap bingkai,” kata Yosin di Jayapura.
Yosin menambahkan, keterlibatan 34 fotografer dalam satu ruang pamer menjadi bukti menguatnya semangat kolaborasi serta ekosistem fotografi sebagai bagian dari industri kreatif di Papua.
Senada dengan hal tersebut, Head of Imaji Papua, Yulika Anastasia, menegaskan bahwa pameran ini dirancang sebagai ruang apresiasi dan dialog visual agar publik dapat melihat Papua secara lebih dekat dan utuh dari kacamata para kreator lokal.
“Fotografi memiliki kekuatan untuk menghentikan waktu dan mengabadikan momen yang sering luput dari perhatian. Melalui pameran ini, kami ingin menghadirkan cerita-cerita Papua dari sudut pandang orang-orang yang hidup, bekerja, dan berkarya langsung di tanah ini,” ujar Yulika.
Pameran fotografi ini akan berlangsung secara gratis dan terbuka untuk umum, terintegrasi dengan rangkaian acara Impact Papua lainnya seperti peluncuran film dokumenter “Tong Masih Disini”, Fashion Show busana khas Wamena, pertunjukan musik, hingga pameran ilustrasi. (*)


