45 Warga Binaan di UPT Pemasyarakatan Keerom Beroleh Remisi di Hari Kemerdekaan

Asisten I Setda Keerom Lukas Saranga menyaksikan penyerahan SK RU II

BATE, FP.COM – Momen hari kemerdekaan membawa berkah tersendiri kepada warga binaan pemasyarakatan (WBP) Lembaga Pemasyarakatan Perempuan Kelas III Jayapura dan anak didik pemasyarakatan (Andikpas) Lembaga Pembinaan Khusus Anak Kelas II Jayapura yang terletak di Kampung Bate, Arso. Kabupaten Keerom. Di hari itu, Kamis (17/8/23), 26 WBP dan 19 Andikpas mendapatkan remisi umum dari Kementerian Hukum dan HAM.

Mahammad Mufid dari Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Papua menyebutkan, dari total 94 warga binaan, ada 45 yang orang mendapat remisi umum. Rincianannya, remisi umum I 44 orang dan sisanya mendapat remisi umum II.

Read More

Dikutip dari situs Hukumonline.com, remisi adalah pengurangan masa menjalani pidana yang diberikan kepada narapidana dan anak yang berkonflik dengan hukum (anak) yang memenuhi syarat-syarat dalam peraturan perundang-undangan. Sementara, sumber lain menjelaskan, remisi II merupakan pembebasan langsung dan remisi I adalah pengurangan sebagian masa tahanan.

Asisten I Setda Kabupaten Keerom Lukas Saranga berdiri di podium membacakan sambutan Menteri Hukum dan HAM RI. Kata Menteri, seperti dibacakan Lukas, pemberian remisi ini bukan semata-mata diberikan secara sukarela oleh pemerintah, namun merupakan suatu bentuk apresiasi dan penghargaan kepada warga binaan yang telah bersungguh-sungguh dalam mengikuti program-program pembinaan yang diselenggarakan oleh Unit Pelaksana Teknis Pemasyarakatan Keerom dengan baik dan terukur. Menteri juga berharap, warga binaan yang mendapatkan remisi ini agar dapat menunjukkan perubahan perilaku, memperbaiki kualitas dan meningkatkan kompetensi diri dengan mengembangkan keterampilan untuk dapat hidup mandiri.

Tak lupa, Lukas Saranga menitipkan pesan Bupati Keerom Piter Gusbager. “Bapak Bupati sampaikan selamat kepada warga binaan yang mendapat remisi lebih khusus bagi yang bebas. Bapak Bupati menitip salam hormat, dan pesan ketika bebas, mari kita menjadi masyarakat yang boleh diteladani dan tidak melakukan pelanggaran hukum.”

Apresiasi yang tinggi juga disampaikan bupati kepada seluruh insan Kementerian Hukum dan HAM, khususnya yang bertugas di Kabupaten Keerom.

Selanjutnya, bersama Kapolres Keerom AKBP Christian Aer dan jajarannya ini, Lukas meninjau produk kerajinan tangan para warga binaan. (*)

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *