Bapelitbangda Keerom Garap Ranwal RPJPD 2025-2045

Wakil Bupati Keerom Wahfir Kosasih saat memberikan sambutan pada kick off meeting RPJPD Keerom, Rabu (22/11)

ARSO, FP.COM – Badan Perencanaan Penelitian dan Pengembangan Daerah (Bapelitbangda) Keerom saat ini tengah menggarap konsep rancangan awal (ranwal) Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJPD) Keerom 2025-2045. Rancangan awal itu berisi gambaran kondisi yang diwujudkan dalam program pembangunan 20 tahun yang akan datang. Konsep ranwal RPJPD ini disusun karena Perda mengenai RPJPD Keerom 2005-2025 akan segera berakhir.

Penyusunan dokumen Ranwal RPJPD merupakan kerja sama Bapelitbangda Kabupaten Keerom dengan Universitas Pembangunan Indonesia Manado. Ranwal ditargetkan selesai kurang lebih 5 bulan, terhitung mulai bulan September 2023 sampai dengan Januari 2024.

Read More

“Setelah dokumen ranwal tersusun selanjutnya akan dilakukan evaluasi oleh Bappeda Provinsi Papua. Hasil atau output dari seminar awal penyusunan ini adalah tersedianya dokumen perencanaan yang dijadikan pedoman selama 20 tahun,” sebut Yohanes Apaseray, Kepala Bapelitbangda dalam kick off meeting penyusunan dokumen Ranwal RPJPD Kabupaten Keerom 2025-2045 di aula Bapelitbangda, Rabu (22/11).

Kepala Bapelitbangda Keerom, Yohanes Apaseray

Yohanes mengatakan, Ranwal RPJPD nantinya akan menjadi dasar penyusunan RPJMD (rencana pembangunan jangka menengah daerah) secara teknokratik dan menjadi pedoman dalam perumusan visi, misi, dan program bagi calon kepala daerah yang akan mengikuti Pilkada serentak 2024. Hal ini sejalan dengan amanat Undang-Undang 23 Tahun 2014 tentang pemerintah daerah.

Wakil Bupati Keerom, Wahfir Kosasih

Wakil Bupati Keerom Wahfir Kosasih saat membuka  kick off meeting tersebut mengingatkan pentingnya sinkronisasi program daerah sebagai suatu kesatuan dalam sistem perencanaan pembangunan nasional. Perencanaan pembangunan jangka panjang menjadi hal yang penting sebagai arah dan prioritas pembangunan secara menyeluruh yang akan dilakukan secara bertahap untuk mewujudkan masyarakat adil dan makmur.

Baca Juga :Kemendes Dorong Hilirisasi Sektor Unggulan di Kabupaten Keeromhttps://fokuspapua.com/kemendes-dorong-hilirisasi-sektor-unggulan-di-kabupaten-keerom/

“Perencanaan merupakan proses untuk menentukan langkah masa depan dengan arah dan fokus pembangunan sesuai dengan permasalahan dan isu strategis daerah dengan mempertimbangkan ketersediaan sumber daya dan potensi daerah perencanaan pembangunan daerah harus memperhatikan adanya sinkronisasi, koordinas dan integrasi dengan perencanaan Nasional hal ini dikarenakan capaian tujuan pembangunan daerah dapat mendukung pencapaian tujuan pembangunan Nasional,” jelas Wabup Kosasih. (*)

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *