JAYAPURA,FP.COM – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Papua menyalurkan bantuan pendidikan tahap II tahun 2026 program Papua Cerdas kepada 423 pelajar dan mahasiswa dari keluarga kurang mampu. Penyaluran ini membuat total penerima manfaat program Papua Cerdas sepanjang tahun 2026 mencapai sekitar 650 penerima.
Penerima bantuan tahap II terdiri dari pelajar jenjang SD/MI, SMP/MTs, SMA/MA, hingga mahasiswa perguruan tinggi. Di Kota Jayapura, bantuan diserahkan kepada 272 siswa dan 12 mahasiswa. Penyaluran juga menjangkau wilayah lain seperti Kabupaten Timika dan Nabire.
Ketua BAZNAS Provinsi Papua, H. Ahmad Jaenuri, L.C., MH, menegaskan bahwa keterbatasan ekonomi tidak boleh memutus akses pendidikan anak-anak Papua. Dana bantuan ini bersumber dari pengelolaan zakat, infak, dan sedekah masyarakat.
“Keterbatasan ekonomi tidak boleh menjadi alasan bagi anak-anak untuk berhenti mengenyam pendidikan. Pendidikan merupakan kunci untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia dan membuka peluang masa depan yang lebih baik,” ujar Ahmad Jaenuri (Jumat 4/9).
Ia berpesan agar para siswa dan mahasiswa memanfaatkan bantuan tersebut dengan sebaik-baiknya serta pantang menyerah dalam menggapai cita-cita. Jaenuri berharap para penerima kelak menjadi pribadi sukses yang kembali membantu sesama.
Program Papua Cerdas merupakan satu dari lima pilar utama BAZNAS yang wajib diterapkan di daerah. Dalam pelaksanaannya, BAZNAS Papua bersinergi dengan program pemerintah daerah, seperti Kartu Pace Mace yang diluncurkan Pemprov Papua pada 2026, guna memastikan tidak ada anak yang putus sekolah di wilayah Papua. (*)


