Berdalih Tim Sudah Bubar, Jacksen Enggan Berkomentar soal Persipura

  • Whatsapp
Jacksen F Tiago/Istimewa

JAYAPURA, FP.COM – Jacksen F Tiago menolak berkomentar terkait hasil undian fase grup AFC Cup 2021 yang baru saja diumumkan oleh Konfederasi Sepakbola Asia (AFC). Ia berkilah, saat ini, dirinya tidak lagi punya wewenang untuk berbicara tentang klub Persipura setelah tim dinyatakan bubar dan dihentikan aktivitasnya oleh manajemen.

“Tim sudah dibubarkan, saat ini saya tidak kompeten bicara lagi soal urusan klub (Persipura),” ungkap pelatih berkebangsaan Brasil ini, Rabu (27/1/2021).

Read More

iklan

iklan

Pelatih paling sukses bersama Persipura ini memilih bungkam dan menyerahkan semua urusan klub kepada manajemen.

***

Manajemen klub Persipura belum memberikan pernyataan resmi seputar peluang tim ini berlaga di AFC Cup. Yang jelas, nasib tim berjuluk mutiara hitam itu kini di ujung tanduk usai diumumkannya pembubaran tim pada 6 Januari, awal tahun ini.

Keputusan itu adalah buntut dari kesulitan finansial yang melilit, setelah salah satu sponsornya, Bank Pembangunan Daerah Papua, menolak mencairkan dana sisa kontraknya bersama Persipura senilai 5,5 miliar rupiah. Alasannya, kompetisi Liga 1 dihentikan, dan mereka (Bank Papua) berkomitmen mengucurkan dana tersebut setelah kompetisi dilanjutkan.

Harapan Persipura terhadap kucuran fulus dari BPD Papua kian sirna setelah PSSI secara resmi membatalkan kompetisi Liga 1 2020.

Ketua Umum Persipura Benhur Tomi Mano mengaku, saat ini pihak klub juga sedang berupaya mencari sponsor baru agar Boaz Solossa dan kawan-kawan dapat segera mempersiapkan diri menjelang babak playoff AFC Cup 2021 yang rencananya akan digelar pada 19 Mei 2021 mendatang. Pihaknya berharap penuh pada perusahaan tambang raksasa yang berbasis di Mimika, PT Freeport Indonesia.

Proposal sponsor telah dilayangkan, dan Persipura kini menunggu jawaban. Freeport sendiri merupakan mitra lama Persipura, sudah beberapa musim belakangan logo perusahaan tambang asal Amerika Serikat itu menghiasi raja Liga Indonesia itu. Dan kini, publik sepak bola di Papua tengah berharap-harap cemas, menanti juru selamat untuk klub kebanggaannya. (Ray)

KONI

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *