Jelang Kongres ke-VIII, ini Himbauan Ketua BPH PGBP

  • Whatsapp
Ketua Badan Pengurus Harian PGBP Pendeta Titus Yikwa, M.Th/dok

JAYAPURA, FP.COM – Kongres ke VIII Persekutuan Gereja-gereja Baptis (PGBP) dijadwalkan berlangsung di Pirime, Lanny Jaya, pada 14-18 Desember 2020. Tema yang diusung pada kongres kali ini yaitu: “Jadilah KehendakMu”, dikutip dari kitab Injil Matius 6: 10 b. Dari tema ini, panitia kongres merumuskan sub tema: Melalui Kongres ke-8 Tahun 2020 PGGP Bangkit Mandiri dan Misioner Menurut Kehendak Allah.

“Saya mengajak kepada seluruh umat Baptis yang ada di seluruh Papua dan Papua Barat, serta Indonesia untuk bersama-sama sebagai keluarga Allah yang berhimpun dalam wadah Persekutuan Gereja Gereja Baptis Papua untuk menyukseskan dan mendukung penyelenggaraan kongres ke delapan ini,” ajak Ketua Badan Pengurus Harian PGGP Pendeta Titus Yikwa, MT.h dalam rilisnya.

Read More

iklan

iklan

Jika menurut jadwal, agenda akbar ini akan diawali dengan peresmian aula tempat pelaksanaan kongres yang baru dibangun seluas 30 x 64 persegi. Menurut Pendeta Titus, saat ini izin keramaian sedang diproses. “Kami berharap agar izin keramaian prosesnya cepat selesai.”

Bagi Pendeta Titus, event rohani ini selayaknya menjadi kesempatan bagi umat untuk berpartisipasi dalam banyak hal, bisa lewat ide, doa, dana, daya, atau semangat serta dukungan kepada panitia.

“Tuhan mau lihat ketulusan hati kita dalam memberi terhadap pekerjaanNya,” tulisnya.

Di kongres nanti, sejumlah hal teknis yang patut dipenuhi seperti wajib mengikuti protokol kesehatan sebagai pencegahan terhadap penularan Covid-19.

“Wajib mempersiapkan dan menggunakan masker dari awal sampai kegiatan selesai, cuci tangan, dan menjaga jarak,” jelas Pendeta Titus.

Selain protokol kesehatan, ada aturan lain yang harus ditaati, di mana peserta tidak diperkenankan membawa benda tajam semisal anak panah, parang, pisau dan sejenisnya. Dihimbau juga agar peserta tidak perlu menggosok badan dengan arang arang dan tanah sebagaimana tradisi dan budaya setempat. Berikutnya, selama pelaksanaan kongres, tidak diperkenankan ada kegiatan lain di wilayah, terhitung dari tanggal 14 sampai 18 Desember 2020.

Pendeta Titus juga berterima kasih kepada semua pengurus wilayah hamba-hamba Tuhan di wilayah Pirime yang telah bekerja luar biasa dalam mempersiapkan diri sebagai tuan rumah.

“Doakan pula panitia agar kompak dalam berkerja hingga kongres selesai, semua dalam kendali Tuhan. Doakan agar transportasi bagi seluruh peserta lancar, juga agar kita semua pulang dengan sehat, tidak tertular virus Corona,” pungkasnya. (*)

KONI

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *