Musrenbang Distrik Jayapura Utara Tetapkan 120 Program Prioritas

  • Whatsapp
Foto bersama usai kegiatan Musrenbang tingkat Distrik Jayapura Utara
FKUB Puasa

JAYAPURA, FP.COM– Dari 447 usulan program kegiatan yang dicatat pada Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) Distrik Jayapura Utara, setelah melalui pembahasan dan penentuan skala prioritas, akhirnya ditetapkan menjadi 120 kegiatan dengan total anggaran Rp19.969.150.000. Perinciannya, di tingkat distrik sebanyak 68 kegiatan dengan total dana Rp1.814.850.000. Pada tingkat OPD (Organisasi Perangkat Daerah) sebanyak 30 kegiatan dengan anggaran Rp14.564.300.000. Dua usulan kegiatan ke APBN dengan anggaran sebesar Rp3.590.000.000.   

Etty Asmuruf dari tim asistensi Bappeda Kota Jayapura mengatakan, kemampuan distrik membiayai  program kelurahan hanya 300 juta untuk semua bidang atau 30 persen dari anggaran 1 miliar rupiah. Sementara 70 persen lainnya untuk kegiatan di distrik.

Read More

RS Dok2

Catatan lain Etty Asmuruf, pembahasan pada forum musrenbang ini hanya usulan kelurahan ke distrik sementara dari distrik sendiri belum ada. “Usulan dari distrik itu ada bidang penunjang penyelenggaraan pemerintahan 30 persen, infrastruktur (20 persen), sosbud (10 persen), bidang pemberdayaan dan kelembagaan (20 persen), lingkungan hidup dan kebersihan (15 persen), dana monitoring evaluasi  dana kelurahan/kampung (5 persen). Saya berharap, ini disusun kepala distrik dan jajarannya berkaitan dengan program di tahun 2021,” tandas Etty.

Sementara, Kepala Distrik Jayapura Utara Adam Rumbiak menyebut, kebutuhan dari kelurahan sampai tingkat distrik masih banyak yang belum terjangkau karena membutuhkan biaya yang tidak sedikit.

Salah satu poin penting yang ditekankan Adam kepada tim asistensi terkait pembayaran insentif para kader posyandu yang tak diakomodir dalam penetapan program. “Jangan sampai di distrik lain diakomodir sedangkan kami (Jayapura Utara) tidak, harusnya semua distrik sama,” tegasnya.

Hal lain yang disampaikan Adam tentang pelimpahan kewenangan ke distrik untuk perekaman dan pencetakan kartu penduduk elektronik (E-KTP). “Mulai pertengahan tahun ini, E-KTP semuanya diurus pada kantor distrik, tanpa harus ke Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kota Jayapura,” terangnya.

Musrenbang ini juga menetapkan beberapa orang perwakilan atau delegasi Distrik Jayapura Utara untuk mengikuti Musrenbang tingkat kota. Mereka adalah Marthen Rumbewas dari Kelurahan Imbi, Oktovina Nasatekay (Kelurahan Tanjung Ria), Ronald H (Kelurahan Bhayangkara), Edison Waimbo (Kelurahan Tanjung Ria) dan Marthen Wugase dari Kelurahan Trikora. (Merrit)

FKUB

RS Abe

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *