SENTANI,FP.COM – Penjabat (Pj) Gubernur Papua Agus Fatoni dan Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Ribka Haluk memantau langsung pelaksanaan Pemungutan Suara Ulang (PSU) Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Provinsi Papua (6/8). Pemantauan ini dilakukan untuk memastikan proses pemilihan berjalan lancar, aman, dan tanpa kendala.
Dalam kegiatan pemantauan ini, turut hadir sejumlah pejabat tinggi lainnya, antara lain Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI Mochammad Afifuddin, Anggota Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) RI Puadi, Ketua Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI Muhammad Rifqinizamy Karsayuda, serta Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) beserta jajarannya.
Rombongan meninjau dua Tempat Pemungutan Suara (TPS):
- TPS 06 di Kelurahan VIM Abepura, Kota Jayapura, tempat Wali Kota Jayapura Abisari Rollo mencoblos.
- TPS 33 di Kelurahan Hinekombe, Distrik Sentani, Kabupaten Jayapura, tempat Bupati Jayapura Yunus menggunakan hak suaranya.
Setelah melakukan peninjauan, Pj Gubernur Papua Agus Fatoni menyatakan bahwa seluruh proses berjalan dengan baik. “Berdasarkan peninjauan kita, semuanya berjalan lancar, rapi, dan bagus. Secara keseluruhan berdasarkan hasil monitoring di lapangan dan tim di daerah, semua berlangsung dengan aman dan tidak ada kendala,” ujarnya.
Senada dengan Pj Gubernur, Ketua KPU RI Mochammad Afifuddin menjelaskan bahwa tujuan pemantauan ini adalah untuk memastikan kelancaran PSU sesuai harapan. “Kami berharap dukungan dari semua pihak, termasuk teman-teman jurnalis, untuk memastikan pemungutan suara hari ini hingga penetapan berjalan lancar,” katanya.
Afifuddin juga memastikan seluruh logistik pemilihan sudah terdistribusi ke semua TPS, termasuk di wilayah sulit jangkau seperti Kabupaten Membramo Raya. “Semua logistik sudah sampai, termasuk yang di Membramo. Karena sungai kering, logistik terakhir didistribusikan menggunakan helikopter tadi pagi,” tambahnya.
Sementara itu, Wamendagri Ribka Haluk menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat. Ia berharap partisipasi masyarakat Papua tinggi sehingga PSU dapat diselesaikan dengan baik tahun ini. (*)


