JAYAPURA,FP.COM – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua memberikan apresiasi tinggi terhadap inisiatif para jurnalis yang mengampanyekan pengurangan sampah plastik dalam momentum Halal Bihalal Jurnalis Papua 2026. Aksi nyata yang berlangsung di Kota Jayapura ini dinilai sebagai langkah strategis dalam memperkuat edukasi lingkungan melalui peran publik para kuli tinta.
Asisten III Setda Papua, Susana Wanggai, yang hadir mewakili Gubernur Papua, menegaskan bahwa insan pers memiliki kekuatan besar untuk membangun kesadaran publik melampaui sekadar penyampaian informasi. Menurutnya, keterlibatan aktif jurnalis dalam isu lingkungan menunjukkan tanggung jawab moral profesi terhadap keberlanjutan alam di Tanah Papua.
“Sekali jurnalis tetap jurnalis; tugasnya menyampaikan kebenaran kepada masyarakat, termasuk mengedukasi tentang hal-hal penting seperti menjaga lingkungan,” ujar Susana di Jayapura, Sabtu (11/4/2026).
Dalam kegiatan tersebut, kampanye ramah lingkungan diterapkan secara konsisten dengan meniadakan minuman dalam kemasan plastik sekali pakai. Sebagai gantinya, panitia menyediakan tumbler kaca bagi seluruh peserta. Langkah ini menjadi simbol bahwa perubahan perilaku terhadap lingkungan dapat dimulai dari lingkaran terkecil, termasuk dalam forum-forum resmi maupun silaturahmi.
Ketua Panitia, Hendrina Dian Kandipi, menjelaskan bahwa penggunaan tumbler merupakan komitmen bersama para jurnalis di Jayapura untuk memutus rantai limbah plastik. Ia berharap aksi ini menjadi pemantik kesadaran bagi organisasi lain bahwa langkah sederhana dapat memberikan dampak besar jika dilakukan secara kolektif.
Pemprov Papua berharap inisiatif serupa terus berkembang dan menjadi standar dalam setiap kegiatan kemasyarakatan. Sinergi antara pemerintah dan jurnalis dalam mengawal isu lingkungan diyakini akan mempercepat terwujudnya kesadaran publik yang lebih hijau demi menjaga keasrian ekosistem di Bumi Cenderawasih.


