JAYAPURA,FP.COM – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua menyatakan kesiapan penuh untuk mengakselerasi Program Makanan Bergizi Gratis (MBG) sebagai agenda prioritas nasional. Hal ini ditegaskan sebagai langkah krusial dalam mempercepat pembangunan Sumber Daya Manusia (SDM) di Bumi Cendrawasih selaras dengan visi Indonesia Emas 2045.
Wakil Gubernur Papua, Aryoko Rumaropen, menegaskan bahwa MBG bukan sekadar anjuran, melainkan program nasional yang wajib dieksekusi oleh seluruh pemerintah daerah.
“Ini program nasional yang wajib dilaksanakan dan didukung penuh oleh setiap pemerintah di Republik Indonesia, termasuk kami Pemerintah Provinsi Papua,” tegas Aryoko usai membuka Rapat Koordinasi MBG di Jayapura, Kamis (22/1/2026).
Ia menambahkan bahwa Gubernur Papua telah memberikan arahan khusus kepada pemerintah kabupaten dan kota untuk menjamin program ini menyentuh lapisan masyarakat terbawah.
Untuk memastikan implementasi yang masif, Pemprov Papua menyiapkan langkah teknis dengan menunjuk Dinas Pangan sebagai unsur pelaksana utama di daerah. Koordinasi intensif juga dilakukan bersama Badan Pangan Nasional dan Badan Gizi Nasional perwakilan Papua.
Tak hanya internal pemerintah, Pemprov Papua turut menggandeng mitra strategis untuk memperkuat pengawasan dan distribusi, di antaranya:
- Aparat Penegak Hukum: TNI-Polri dan Kejaksaan.
- Lembaga Vertikal: Berbagai instansi kementerian terkait.
- Kemitraan Internasional: Melibatkan UNICEF yang selama ini aktif dalam isu nutrisi di Papua.
Aryoko menjelaskan bahwa dukungan MBG telah diselaraskan ke dalam rencana strategis perangkat daerah dalam visi misi Pemprov Papua 2025–2029. Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat, mulai dari orang tua, pihak sekolah, hingga tenaga kesehatan di Puskesmas, untuk aktif mengawal program ini.
“Kolaborasi diperlukan agar pelaksanaan MBG berjalan masif dari tingkat provinsi hingga kabupaten/kota demi mencetak generasi Papua yang sehat dan unggul,” pungkasnya. (*)


