PP Muhammadiyah Harap Pimpinan Baru Berkontribusi Banyak untuk Kemajuan Masyarakat Papua

Sekretaris PP Muhammadiyah, M. Sayuti saat diwawancara/Syahriah

JAYAPURA, FP.COM – Musyawarah Wilayah (Musywil) ke-8 Muhammadiyah Papua yang diselenggarakan tanggal 26-28 Rajab 1444 Hijriah bertepatan dengan 17-19 Februari 2023 telah memilih dan menetapkan H.Subhan Hafid Massa, Lc sebagai Ketua Pimpinan Wilayah (PW) Muhammadiyah Papua periode 2022-2027.

Ini merupakan kedua kalinya Subhan memimpin PW Muhammadiyah Papua. Dalam rapat pleno yang digelar di ruang media Balai Penjaminan Mutu Pendidikan (BPMP) Papua di Kota Jayapura, Minggu (19/2/2023), Subhan memperoleh 52 suara.

Read More

Jumlah tersebut lebih rendah dibandingkan kandidat lainnya yakni Achmad Yunaidi dan Faisal Saleh yang masing-masing memperoleh 57 suara.

Meski lebih rendah, namun melalui mekanisme musyawarah untuk mencapai mufakat, Subhan ditetapkan kembali memimpin PW Muhammadiyah Papua selama lima tahun kedepan.

Subhan mengatakan, setelah kembali terpilih menakhodai PW Muhammadiyah Papua, bersama 10 pengurus lainnya, dirinya akan fokus menyelesaikan program yang belum tuntas pada periode sebelumnya.

‘’Kita memajukan dan memantapkan perguruan tinggi kita yakni Universitas Muhammadiyah Papua yang berada di lokasi baru di Holtekamp, Muara Tami, Kota Jayapura. Mudah-mudahan prasarana bisa cepat. Kalau ini beres, akan memberikan efek domino kepada Amal Usaha Muhammadiyah (AUM),’’ ucap Subhan.

Program lainnya, kata Subhan, yakni memantapkan sumber daya manusia atau SDM. Selain perguruan tinggi, Muhammadiyah Papua juga memiliki program bersama Muhammadiyah Pusat yakni melayani masyarakat Papua dari sisi kesehatan.

‘’Program ini sebenarnya beberapa tahun lalu telah dicanangkan oleh pendahulu kita, tapi belum terwujud yaitu Rumah Sakit Islam Muhammadiyah. Masih banyak harus kita kerjakan untuk mewujudkan cita-cita ini,’’ ujarnya.

Sementara itu, Sekretaris PP Muhammadiyah, M.Sayuti menyampaikan bahwa tantangan Muhammadiyah dan AUM di Papua masih luas, oleh karena itu, diharapkan pimpinan yang baru saja terpilih bisa berkontribusi banyak terhadap kemajuan masyarakat Papua.

‘’Kita tahu bahwa pekerjaan Muhammadiyah untuk umat secara umum, sehingga kita sangat berharap pimpinan yang baru meneruskan rintisan yang selama ini sudah dijalankan menjadi program-program unggulan sehingga bisa ikut membangun tanah Papua,’’ kata Sayuti usai menutup Musywil.

Sebelumnya, Musywil ke-8 Muhammadiyah dan Aisyiyah Papua dibuka oleh Ketua Umum PP Muhammadiyah, Haedar Nashir pada Sabtu (18/2/2023) di aula BPMP Papua.

Haedar menyampaikan sejumlah pesan kepada pengurus Muhammadiyah dan Aisyiyah baik yang baru dan pengurus sebelumnya.

‘’Kita harapkan Musywil Muhammadiyah maupun Aisyiyah menjadi forum membawa kemajuan di bumi Papua. Kami juga berharap Muhammadiyah dan Aisyiyah menebar Islam yang Rahmatan Lil Alamin (rahmat bagi alam semesta) atau kebaikan bagi masyarakat luas,’’ ujar Haedar.

Dia juga mengharapkan Muhammadiyah menebar Islam yang damai dan moderasi yang membawa kemajuan. Haedar berpesan bahwa peran kemasyarakatan kebangsaan Muhammadiyah dan Aisyiyah harus terus ditingkatkan. (FPKontr1)

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *