Puslatprov dan KONI Papua Pastikan TC Atlet Terus Berjalan

  • Whatsapp
Ketua Puslatprov Brigjen Irham Waroihan
FKUB Puasa

JAYAPURA, FP.COM-Menyusul ditemukannya dua (2) kasus positif virus Corona di Papua, Pusat Latihan Provinsi (Puslatprov) bersama KONI Papua menggelar Rapat Terbatas di Aula Tony A. Rompis, Makodam XVII/Cenderawasih pada Senin (23/3/2020) sore kemarin.

Dalam rapat yang dipimpin oleh Ketua Puslatprov Brigjen Irham Waroihan dan Sekretaris Umum KONI Papua Kenius Kogoya dipaparkan mengenai kondisi kesehatan dan kelanjutan program latihan para atlet di training centre (TC) masing-masing.

Read More

RS Dok2

“KONI Papua melalui Sekum telah memutuskan bahwa seluruh program pelatihan atlet baik yang sekarang berada di Papua dan luar Papua tetap berjalan, meski dalam pengawasan yang cukup ketat. Kami (Puslatprov) tetap akan menjamin kondisi kesehatan para atlet dengan cara melakukan tes kesehatan dan sosialiasi pencegahan virus Covid-19,” beber Irham Waroihan kepada awak media seusai rapat.

Demi kesehatan para atlet, Puslatprov dan KONI Papua akan berupaya meningkatkan pengawasan ketat hal konsumsi higienis, sanitasi medis, dan sterilisasi tempat-tempat latihan.

Irham menuturkan, kemungkinan para atlet terpapar virus cukup kecil karena memiliki stamina, anti-body, dan imun tubuh yang kuat.

“Saya akan pastikan mereka (para atlet) tidak akan mempan terhadap virus ini. Intinya kami juga harus pastikan mereka tetap menjaga kebugaran dan mengikuti aturan-aturan yang akan diterapkan oleh tim medis nanti,” sambungnya.

Sekretaris Umum KONI Papua, Kenius Kogoya juga menambahkan bahwa keputusan ini dilakukan agar para atlet dapat dipantau aktifitas dan kondisi kesehatannya di tempat pemusatan latihan. Dirinya mengkhawatirkan jika seluruh atlet ini dipulangkan, justru sangat sulit dipantau keberadaan, kondisi, kesehatan, dan interaksinya dengan dunia luar.

“Yang kami cemaskan adalah jika atlet ini berada di rumah, mereka jadi tidak termonitor dengan baik. Karena penyebaran wabah virus ini sangat cepat dan gejala-gejala awalnya pun bisa sangat tidak dirasakan oleh yang terjangkit,” ungkapnya.

Puslatprov dan KONI Papua juga memastikan akan mensosialisasikan keputusan ini kepada keluarga atlet. “Sebagai orang tua, tentu saja bertanya-tanya tentang kondisi kesehatan anak-anaknya yang saat ini sedang menjalani program pemusatan latihan,” ujar Kenius.

“Dalam waktu dekat, kami akan memberitahu kepada seluruh orang tua atlet, bersosialisasi dan meyakinkan mereka atas keputusan ini,” tambahnya. (Ray)

FKUB

RS Abe

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *