Sesalkan Insiden Makki, Bupati Befa: Patuhi Petunjuk Teknis!

  • Whatsapp
Bupati Lanny Jaya Befa Yigibalom
FKUB Puasa

TIOM, FP.COM – Bupati Kabupaten Lanny Jaya Befa Yigibalom menggelar rapat evaluasi bersama para kepala distrik mengenai pembagian dana padat karya Lanny Jaya Mandiri dari program MCS (Mandiri, Cerdas dan Sehat) tahun anggaran 2019.

Rapat tersebut tak lepas dari kejadian beberapa waktu lalu di distrik Makki. Bupati Befa tidak ingin, pembagian dana sebesar Rp4 juta per kepala keluarga itu kembali menuai polemik.

Read More

Mudik

Seperti diberitakan fokuspapua.com, 4 Mei lalu, di Makki, pembagian dana tersebut diambil alih dengan paksa oleh para kepala kampung yang ironisnya didukung oleh pemerintah distrik dan masyarakat umum.

Buntutnya, Plt Sekretaris Daerah Lanny Jaya Leteren Yigibalom yang bersikeras membagi dana langsung kepada tiap kepala keluarga, mengikuti petunjuk teknis (juknis) dan arahan bupati, mengalami insiden tak mengenakkan. Leteren dan rombongan bahkan tak diizinkan keluar dari wilayah Makki sebelum memenuhi tuntutan mereka. Kuatir dengan keselamatan rombongan, Leteren akhirnya menyerah. Bupati Befa Yibalom sangat meyesalkan kejadian itu.

Kembali ke rapat evaluasi, Bupati Befa menegaskan, ke depan, 38 distrik yang belum menerima dana ini harus mengikuti aturan yang berlaku yaitu petunjuk teknis yang telah ditandatangani oleh Bupati Lanny Jaya.

“Tidak boleh terulang lagi. Patuhi petunjuk teknis dan arahan bupati,” tegasnya.

Para kepala distrik pun menyanggupi tekanan bupati. Juknis akan disosialisasikan kepada masyarakat umum, dan begitu masyarakat sudah siap, tim dari kabupaten akan turun untuk menyalurkannya. Befa juga mengingatkan, dana kemandirian itu bukan bagian dari bantuan dampak Covid-19.

***

Program MCS merupakan program unggulan Bupati dan Wakil Bupati Lanny Jaya yang diluncurkan oleh Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia Tjahyo Kumolo, ketika itu, di Sasana Krida Kantor Gubernur Dok II Jayapura, 9 April 2018.

Dana dari program ini dibagi berdasarkan tiga manfaat; pertanian dalam rangka ketahanan pangan (Lanny Jaya Mandiri), biaya pendidikan (Lanny Jaya Cerdas), dan bantuan kesehatan (Lanny Jaya Sehat).

Program terakhir, Lanny Jaya Sehat, cukup fenomenal. Masyarakat umum maupun aparatur sipil negara (ASN) Lanny Jaya yang berobat dibiayai penuh dari program ini. Tak hanya RSUD Tiom, demi suksesnya, pemerintah kabupaten telah bekerja sama dengan sejumlah rumah sakit rujukan ternama di kota Jayapura, Makassar dan Jakarta. JP/Humas Lanny Jaya

FKUB

RS Abe

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *