Bupati Supiori Ajak Masyarakat Tak Panik, Tegaskan Kehadiran TNI untuk Sinergi Pembangunan

Bupati Kabupaten Supiori, Heronimus Mansoben

SORENDIWERI,FP.COM – Bupati Kabupaten Supiori, Heronimus Mansoben, mengimbau seluruh lapisan masyarakat untuk tidak panik maupun cemas terkait kehadiran Batalyon TP 859 RBK di wilayah Kabupaten Supiori. Keberadaan institusi TNI dan Kepolisian di setiap daerah dinilai sebagai hal yang mutlak untuk menjaga stabilitas keamanan sekaligus bersinergi dalam membangun daerah.

Pernyataan tersebut disampaikan Bupati saat ditemui oleh awak media di ruang kerjanya, usai menerima kunjungan kerja Pangdam XVII/Cenderawasih.

Read More

Bupati yang akrab disapa Roni Mansoben ini menjelaskan bahwa kehadiran personel TNI bukan semata-mata untuk urusan pertahanan, melainkan juga ikut bergerak aktif membantu pemerintah daerah di berbagai sektor kehidupan masyarakat.

“Kehadiran TNI di Supiori ada untuk menjaga keamanan, tetapi juga ikut bersinergi dengan pemerintah membangun masyarakat Supiori sesuai dengan bidang masing-masing kompi yang ada,” ujar Roni Mansoben.

Beberapa kontribusi nyata yang selama ini telah dan akan terus dijalankan oleh Batalyon TP 859 RBK meliputi:

  • Sektor Ekonomi: Pertanian dan perkebunan.
  • Sektor Ketahanan Pangan: Perikanan.
  • Sektor Sosial: Kesehatan, pembangunan infrastruktur, serta bantuan pada kegiatan keagamaan masyarakat.

Lebih lanjut, Bupati mengakui bahwa kehadiran sekitar 660 prajurit TNI Batalyon TP 859 di Supiori secara langsung telah memberikan stimulus ekonomi lokal. Aktivitas jual-beli di pasar-pasar tradisional Supiori kini berjalan lebih hidup secara penuh, yang pada akhirnya memberikan dampak positif terhadap peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Di samping dampak ekonomi jangka pendek, Roni Mansoben berharap keberadaan batalyon ini dapat membuka peluang karir jangka panjang bagi generasi muda setempat.

“Mudah-mudahan kedepannya, melalui kehadiran Yon TP TNI di Supiori, dapat membuka lapangan kerja bagi putra-putri asli Supiori untuk direkrut menjadi anggota prajurit TNI,” tambahnya.

Menutup keterangannya dengan sebuah perumpamaan, Bupati menegaskan bahwa keberadaan aparat keamanan dan pemerintah daerah adalah dua hal yang tidak bisa dipisahkan demi kemajuan wilayah.

“Ibarat peribahasa, di mana ada gula, di situ ada semut. Di mana ada kabupaten, pasti di situ ada TNI,” pungkasnya. (Lazim)

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *