JAYAPURA, FP.COM – Sejalan dengan semangat dan visi Pdt. Umas Tabuni setelah dilantik sebagai nakhoda baru STT Baptis Papua, Menien Weya, selaku Ketua Yayasan Pendidikan Kristen Baptis Jayapura, turut menyampaikan rasa syukurnya.
Dia menyoroti momen bersejarah yang terjadi Sabtu (28/6) sebagai kali pertama Yayasan Pendidikan Kristen Baptis menyelenggarakan prosesi pelantikan secara terbuka.
Ia mengaku yayasan memendam harapan besar bagi pertumbuhan STT Baptis Papua di masa depan. Menien Weya menegaskan bahwa kemajuan STT harus senantiasa selaras dengan aturan dan sistem pendidikan nasional.
Untuk itu, ia menekankan pentingnya kolaborasi antara tujuh standar pendidikan lokal STT Baptis dengan sembilan standar pendidikan nasional, demi memastikan kualitas dan relevansi pendidikan.
Dukungan penuh yayasan juga tercermin dari kesiapan mereka mendukung rencana pembukaan program Pascasarjana tahun ini, serta cita-cita besar untuk mengembangkan STT Baptis Papua menjadi sebuah universitas.
“Harapan kami, yayasan akan terus membimbing dan mendampingi STT Baptis agar lebih maju,” ungkap Menien Weya. Dia meyakini bahwa kemajuan ini hanya dapat terwujud melalui kerja sama yang solid antara STT, gereja, pemerintah, dan para donatur.
Pelantikan Pendeta Umas Tabuni, ini memang menjadi penanda era baru bagi STT Baptis Papua. Dengan visi yang kuat, kepemimpinan yang berdedikasi, serta dukungan penuh dari yayasan dan seluruh komunitas, STT Baptis Papua optimis melangkah maju menuju masa depan yang cerah. Institusi ini bertekad untuk terus melahirkan generasi pemimpin Kristen yang unggul dan mampu memberikan dampak positif bagi Papua dan dunia. (AiWr)



