Papua Folks Fiesta Wujud Pelestarian Budaya Melalui Musik Daerah

Foto bersama usai pelaksanaan kegiatan Papua Folks Fiesta bertajuk "Merawat Tradisi Papua Melawan Lupa”.

JAYAPURA,FP.COM – Kegiatan bagi seniman lagu daerah Papua yang kemudian menamai gabungan komunitas itu  Papua Folks Fiesta resmi menggelar kegiatan bertajuk  “Merawat Tradisi Papua Melawan Lupa”. Event ini menghadirkan seniman musik Papua seperti : Rio Grime. Kegiatan ini merupakan kolaborasi bersama Museum Loka Budaya Uncen,  Balai Pelestarian Kebudayaan (BPK) Wilayah XXII, Lembaga Mambesakologi, Yoikatra, Papua Folks Fiesta, Oyandi, Konak Akustik, Papuan Voices, Jerat, Yadupa dan Dewan Adat Papua dan didukung langsung oleh Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Papua.

Kegiatan ini juga diprakarsai dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Grup Musik Mambesak Ke-45 Tahun yang dipusatkan di halaman Museum Loka Budaya Universitas Cenderawasih, Sabtu (05/08/23).

Read More

Habel Sawaki yang didapuk sebagai penanggungjawab event mengatakan kegiatan ini merupakan ruang kreatif bagi seniman lokal Papua serta sebagai bentuk apresiasi terhadap karya Arnold Ap dan kawan-kawan di grup Mambesak.

Pihaknya mengharapkan kedepan harus ada apresiasi dan penghargaan dari Pemerintah Daerah. Sebab event ini dilakuakn sebagai bentuk apresiasi dan penghargaan kepada tokoh budayawan besar di Tanah Papua dan Kurator besar di Tanah Papua.

“Besar harapan saya dengan moment seperti ini kedepanya semoga ada ruang bagi seniman itu sendiri untuk bisa berkembang. Mari kita sama-sama merawat budaya dan menjaga identitas kita agar kita tidak kehilangan identitas dan jati diri kita,” seru Sawaki.

Pihak Disbudpar Papua yang diwakili oleh Gerd Maury mengatakan pemerintah provinsi akan terus menyokong kegiatan bertajuk kebudayaan lokal sebagai wujud perlindungan dan pelestarian musik daerah bagi generasi muda dan generasi mendatang. (*)

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *