JAYAPURA,FP.COM – Pemerintah Provinsi Papua secara resmi menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih yang mendalam kepada seluruh lapisan masyarakat yang telah terlibat dalam aksi kerja bakti massal di Stadion Lukas Enembe, Minggu (10/5/2026).
Aksi gotong royong yang melibatkan ratusan ASN, komunitas, relawan, hingga elemen jemaat ini berhasil menyisir sejumlah titik krusial, mulai dari area tribun penonton, jalur akses, hingga halaman luar stadion yang sempat terdampak kericuhan pasca-laga Persipura Jayapura melawan Adhyaksa FC pada 8 Mei lalu.
“Pemerintah Provinsi Papua mengucapkan terima kasih yang tulus atas partisipasi dan kerja sama seluruh elemen masyarakat. Kehadiran Bapak/Ibu adalah bukti nyata kepedulian terhadap Stadion Lukas Enembe yang kita banggakan bersama,” tulis pernyataan resmi Pemprov Papua melalui laman resminya.
Gubernur Papua, Matius D. Fakhiri, bersama Wakil Gubernur Aryoko Rumaropen, menekankan bahwa momentum pembersihan ini harus menjadi refleksi kolektif akan pentingnya menjaga sportivitas dan fasilitas publik. Bagi pemerintah, Stadion Lukas Enembe bukan sekadar bangunan fisik, melainkan simbol lahirnya prestasi baru.
“Stadion ini adalah tempat di mana bibit-bibit muda kebanggaan Papua tumbuh dan berkembang. Mari kita jaga dan rawat bersama agar aset ini terus menjadi wadah bagi atlet kita untuk mengharumkan nama besar Papua di masa depan,” pesan Gubernur.
Melalui semangat persatuan yang ditunjukkan dalam kerja bakti tersebut, Pemerintah Provinsi Papua berharap seluruh masyarakat dapat terus menjaga situasi yang aman dan kondusif. Pemulihan stadion ini menjadi awal untuk memperkuat kembali pembangunan olahraga yang harmonis di Bumi Cenderawasih.
Dengan kondisi stadion yang kini kembali tertata dan nyaman, masyarakat diajak untuk terus menjaga marwah fasilitas olahraga internasional ini sebagai milik bersama yang patut dilindungi dari segala bentuk tindakan anarkis. (*)


