JAYAPURA,FP.COM – Pemerintah Provinsi Papua menegaskan bahwa kualitas pembangunan daerah tidak hanya bergantung pada besarnya anggaran, namun sangat ditentukan oleh ketajaman perencanaan dan pengawasan teknis. Hal tersebut disampaikan oleh Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Papua, Yohanes Walilo, saat membuka Musyawarah Provinsi (Musprov) ke-XI Ikatan Nasional Konsultan Indonesia (INKINDO) Papua di Kota Jayapura.
Mewakili Gubernur Papua Matius D. Fakhiri, Yohanes Walilo menekankan pentingnya peran konsultan yang profesional, transparan, dan akuntabel. Menurutnya, perencanaan berbasis data yang menjunjung tinggi etika profesi adalah kunci agar pembangunan di Bumi Cenderawasih dapat berjalan tepat sasaran, efisien, dan berkelanjutan. Sinergi ini dinilai selaras dengan visi transformasi Papua menuju daerah yang cerdas, sejahtera, dan harmonis.
Kegiatan Musprov tahun ini menjadi sangat istimewa dengan dirangkaikannya peresmian kantor INKINDO Papua yang berlokasi di Gedung INKINDO, Jalan Sulawesi, Jayapura Utara. Kehadiran kantor baru ini diharapkan menjadi pusat kolaborasi dan peningkatan kapasitas bagi para pelaku jasa konsultansi di Papua.
Ketua DPP INKINDO Papua, Achmad Suharto, menegaskan bahwa setiap dokumen teknis dan pengawasan yang dihasilkan oleh konsultan pada akhirnya bermuara pada kesejahteraan masyarakat. Ia berkomitmen menjadikan INKINDO sebagai mitra strategis pemerintah yang mampu berdiri sejajar dan tepercaya. Bagi Achmad, pekerjaan konsultan di Papua bukan sekadar penyelesaian proyek, melainkan bagian dari sejarah pembangunan infrastruktur dasar yang menghubungkan kampung-kampung di Tanah Papua.
Senada dengan hal tersebut, Ketua Umum DPN INKINDO, Erie Heryadi, mengingatkan para anggota untuk terus beradaptasi dengan dinamika global yang penuh ketidakpastian. Sebagai organisasi berbasis keahlian, INKINDO dituntut untuk terus berinovasi dan meningkatkan daya saing agar tetap relevan dalam mendukung pembangunan daerah yang berkualitas dan berkeadilan.
Forum tertinggi tingkat provinsi ini diikuti oleh ratusan anggota serta perwakilan dari berbagai provinsi di Tanah Papua. Sekretaris DPP INKINDO Papua sekaligus Ketua Panitia, Novisca M. Anditiaman, menjelaskan bahwa selain peresmian kantor, Musprov XI menjadi wadah evaluasi kepengurusan serta penentuan arah kebijakan organisasi untuk periode mendatang. Penandatanganan prasasti kantor menjadi simbol dimulainya babak baru penguatan kelembagaan konsultan di Papua. (*)


