Pemprov Papua Siapkan Fasilitas Cold Storage untuk Jaga Kualitas Tangkapan Nelayan

Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Papua, Iman Djuniawal

JAYAPURA,FP.COM – Pemerintah Provinsi Papua melalui Dinas Kelautan dan Perikanan tengah mematangkan pengembangan Kampung Nelayan Merah Putih sebagai pusat ekonomi maritim baru. Program ini diproyeksikan menjadi solusi konkret dalam meningkatkan efisiensi operasional nelayan sekaligus memastikan produk perikanan Papua memiliki daya saing tinggi di pasar luas.

Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Papua, Iman Djuniawal, menjelaskan bahwa kehadiran kampung nelayan ini akan merevolusi jalur distribusi hasil tangkapan. Dengan sistem yang lebih terintegrasi, nelayan tidak lagi terbebani oleh panjangnya rantai pasar yang selama ini menguras biaya dan waktu.

Read More

“Inti dari pengembangan ini adalah efisiensi. Nelayan tidak perlu lagi menempuh jarak jauh hanya untuk menjual hasil tangkapannya. Jalur distribusi kita pangkas agar lebih singkat dan menguntungkan nelayan,” jelas Iman Djuniawal (18/4).

Untuk menjaga nilai jual produk, Pemprov Papua melengkapi kawasan ini dengan infrastruktur teknologi rantai dingin (cold chain system). Fasilitas pendukung seperti pabrik es, penyediaan cool box, hingga ruang pendingin (cold storage) skala besar telah disiapkan untuk memastikan kualitas ikan tetap segar dari laut hingga ke tangan konsumen.

Selain fokus pada hasil tangkapan, Kampung Nelayan Merah Putih juga berfungsi sebagai hub pelayanan operasional. Di tempat ini, nelayan bisa mendapatkan akses bahan bakar dan kebutuhan melaut lainnya dengan lebih mudah dan dekat.

“Program ini bukan sekadar pembangunan fisik, tetapi upaya besar untuk mendorong pendapatan nelayan dan memperkuat ekonomi berbasis kelautan di Papua. Kami ingin nelayan kita lebih sejahtera dengan sistem yang lebih modern dan efisien,” pungkasnya. (*)

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *