PLN UIP MPA Berpartisipasi dalam Peringatan Hari Mangrove Sedunia di Halmahera Utara

dok PLN UIP MPA

Halmahera Utara,FP.COM – PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan Maluku dan Papua (UIP MPA) menunjukkan komitmennya terhadap kelestarian lingkungan dengan berpartisipasi aktif dalam peringatan Hari Mangrove Sedunia 2025.

Acara yang digelar di Pantai Wauwo, Desa Mamuya, Kecamatan Galela, Halmahera Utara, pada Kamis, 31 Juli 2025, mengusung tema “Mangrove For Better Life: Menanam Mangrove Hari Ini, untuk Menjaga Pesisir Pulau Kita”.

Read More

Dalam acara yang dihadiri oleh Bupati Halmahera Utara Piet Hein Babua, Ketua DPRD Halmahera Utara Christina Lesnussa, serta berbagai pihak terkait, PLN UIP MPA melakukan penanaman 100 pohon mangrove. Tidak hanya itu, sebagai upaya konservasi satwa endemik Maluku Utara, PLN juga turut serta dalam pelepasan 2 ekor anak burung Mamoa dan penanaman 30 butir telur Mamoa untuk program penetasan semi alami.

Manager PLN Unit Pelaksana Proyek (UPP) MPA 2, Ronald Paschalis Foudubun, menegaskan bahwa kolaborasi ini adalah bagian dari visi PLN untuk menghadirkan energi bersih yang selaras dengan keberlanjutan lingkungan.

“Pembangunan infrastruktur kelistrikan tidak boleh mengorbankan kelestarian alam. Justru, kami memandang pelestarian mangrove dan perlindungan habitat burung Mamoa sebagai bagian integral dari komitmen PLN untuk menjaga harmoni antara energi, lingkungan, dan masyarakat,” jelas Ronald.

Ia menambahkan, melalui program PLN Peduli, PLN UIP MPA akan terus mendukung rehabilitasi mangrove di sekitar area PLTMG Tobelo. Kawasan tersebut akan dijadikan zona konservasi yang bermanfaat bagi ekosistem maupun masyarakat pesisir.

Sementara itu, Bupati Halmahera Utara, Piet Hein Babua, mengapresiasi langkah nyata PLN. Ia menekankan peran vital mangrove sebagai pelindung garis pantai, pencegah abrasi, dan habitat flora serta fauna.

“Saya mengapresiasi PLN yang telah mengambil langkah nyata mendukung rehabilitasi mangrove dan perlindungan habitat Mamoa di kawasan PLTMG Tobelo. Ini bukti bahwa pembangunan energi bisa selaras dengan pelestarian alam,” kata Piet Hein Babua.

Kegiatan ini turut dihadiri oleh Kepala Dinas Lingkungan Hidup Halmahera Utara, Kepala Balai Pengelolaan Daerah Aliran Sungai (BPDAS) Ake Malamo, Manager PLN Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Tobelo, perwakilan Konsorsium Adhi Karya – Kepco E&C, serta perwakilan dari Universitas Halmahera. (*)

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *