RSUD Jayapura Seleksi Tujuh Calon Dokter Spesialis Anestesi Perdana

Plt. Direktur RSUD Jayapura, Andreas Pekey

JAYAPURA,FP.COM – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Jayapura resmi memulai tahapan seleksi bagi calon dokter spesialis anestesi sebagai bagian dari penguatan layanan kesehatan di Provinsi Papua. Langkah ini menjadi catatan sejarah baru, di mana RSUD Jayapura kini mulai menjalankan fungsi sebagai rumah sakit pendidikan yang mampu mencetak tenaga ahli secara mandiri di daerah.

Plt. Direktur RSUD Jayapura, Andreas Pekey, menyampaikan bahwa dalam pembukaan perdana program ini, tercatat sebanyak tujuh dokter telah mendaftarkan diri. Para peserta kini tengah mengikuti serangkaian tahapan seleksi yang dirancang untuk menjaring tenaga medis dengan kualifikasi terbaik.

Read More

Tahapan seleksi tersebut meliputi verifikasi administrasi, ujian akademik, tes kemampuan bahasa Inggris melalui TOEFL, serta wawancara mendalam. Proses seleksi yang ketat ini dilakukan untuk memastikan bahwa para dokter yang nantinya menempuh pendidikan memiliki standar kompetensi yang tinggi sebelum diterjunkan langsung dalam pelayanan medis yang kompleks.

“Sudah ada tujuh orang yang mendaftar. Nantinya, dari proses seleksi ini, kami berencana akan menerima sekitar lima orang untuk mengisi kuota pada semester pertama ini,” ujar Andreas di Jayapura (21/4).

Program pendidikan dokter spesialis anestesi ini akan dilaksanakan secara berkelanjutan dengan sistem penerimaan peserta baru di setiap semesternya. RSUD Jayapura sebagai rumah sakit rujukan tertinggi di Bumi Cenderawasih memegang peran sentral dalam mengelola program ini, yang pendaftarannya dibuka melalui koordinasi dengan kementerian terkait.

Terobosan ini diharapkan menjadi solusi jangka panjang dalam mengatasi tantangan kelangkaan dokter spesialis di Papua. Dengan adanya pendidikan spesialis di dalam daerah, para dokter tidak lagi harus menempuh studi ke luar Papua, sehingga proses pemenuhan tenaga ahli di berbagai rumah sakit daerah dapat berjalan lebih cepat, efisien, dan tepat sasaran bagi masyarakat Papua. (*)

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *