Tekan Biaya Pemeliharaan, Pemprov Papua Pangkas Kapasitas Listrik Venue Eks PON XX

Plt. Kepala Dinas Olahraga dan Pemuda (Disorda) Papua, Laurens Wantik

JAYAPURA,FP.COM – Pemerintah Provinsi Papua mulai melakukan efisiensi besar-besaran dalam pengelolaan venue olahraga peninggalan PON XX. Langkah utama yang diambil adalah menekan biaya operasional, terutama pada sektor konsumsi listrik yang selama ini menjadi beban pemeliharaan terbesar.

Plt. Kepala Dinas Olahraga dan Pemuda (Disorda) Papua, Laurens Wantik, menjelaskan bahwa pihaknya telah menurunkan kapasitas beban listrik di sejumlah venue. Sebelumnya, beban listrik di fasilitas-fasilitas tersebut masih menggunakan standar tinggi sesuai kebutuhan saat pelaksanaan PON.

Read More

“Biaya listrik venue berhasil ditekan cukup signifikan setelah kami melakukan penyesuaian kebutuhan operasional,” ujar Laurens, Senin (11/5).

Saat ini, pengelolaan venue dikelompokkan berdasarkan fungsinya: fasilitas untuk ajang (event), tempat latihan atlet, hingga venue siaga yang hanya diaktifkan sesuai kebutuhan. Pembagian ini bertujuan agar penggunaan energi lebih tepat sasaran.

Selain efisiensi daya, Disorda Papua juga memperkuat pengawasan aset melalui Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Sarana dan Prasarana Olahraga.

“Kami menata kembali sistem pengelolaan melalui UPTD agar pengawasan fasilitas lebih optimal dan aset daerah tetap terjaga,” tambahnya.

Melalui langkah ini, Pemerintah Provinsi Papua berharap pemanfaatan venue olahraga peninggalan PON dapat berkelanjutan tanpa membebani APBD secara berlebihan. (*)

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *