JAYAPURA,FP.COM – Kesejahteraan masyarakat menjadi inti dari dokumen rencana pembangunan lima tahunan yang tengah disusun Pemerintah Provinsi Papua. Dalam pembukaan Musrenbang RPJMD 2025–2029, Gubernur Papua Matius D. Fakhiri memaparkan sejumlah program inovatif yang didesain untuk menyentuh langsung kebutuhan dasar masyarakat paling rentan.
Salah satu yang menjadi sorotan adalah peluncuran bantuan sosial terintegrasi melalui Kartu KASIH (Keluarga Sehat Ibu Hamil) untuk menekan angka stunting, Kartu MACE (Mahasiswa Cerdas) bagi pelajar berprestasi dari keluarga kurang mampu, serta Kartu JALAN (Jaminan Sosial Lansia) untuk mendukung ekonomi kelompok lanjut usia.
“Pembangunan harus berpihak kepada masyarakat. Setiap rupiah yang dianggarkan harus terukur dampaknya. Lewat program unggulan seperti Kartu KASIH dan MACE, kita ingin memastikan kehadiran negara di setiap fase kehidupan orang Papua,” jelas Gubernur,(5/3).
Selain jaminan sosial, Gubernur juga memprioritaskan modernisasi pasar rakyat, penyediaan rumah layak huni bagi warga berpenghasilan rendah, serta penguatan konektivitas digital di seluruh wilayah. Melalui sinergi antara pembangunan fisik dan perlindungan sosial ini, Gubernur optimis visi Papua Cerah akan menjadi fondasi bagi masyarakat Papua yang lebih mandiri dan berdaya saing di masa depan. (*)


