PB PON Optimis, Akomodasi dan Peralatan Rampung Tahun ini

  • Whatsapp
Ketua Harian PB PON XX Papua Yunus Wonda

JAYAPURA, FP.COM – Panitia Besar (PB) PON Papua kembali menggelar rapat bersama bidang-bidang yang terkait untuk mengevaluasi sejumlah proses kesiapan yang hingga saat ini masih belum rampung.

Usai rapat, Ketua Harian PB PON Papua Yunus Wonda mengatakan, ada beberapa bidang yang telah selesai memaparkan segala kebutuhan yang nanti akan diperlukan dan dibelanjakan sesuai yang telah dianggarkan masing-masing bidang.

Read More

iklan

iklan

“Bidang pemasaran dan bidang SDM kemarin telah menyelesaikan laporan terkait kebutuhan yang diperlukan. Kami (PB PON) berharap untuk semua bidang dapat segera melaporkan hal yang sama, agar bisa segera kami bawa ke dalam rapat bersama panitia ini,” tutur Yunus Wonda kepada awak media, Kamis (28/5).

Kendati masih akan terus mendengarkan dan menampung paparan dari bidang-bidang yang belum menyampaikan laporan, panitia menaruh perhatian lebih pada bidang akomodasi dan peralatan penunjang untuk segera menuntaskan segala kebutuhan yang diperlukan.

“Kami akan minta di tahun ini bidang akomodasi dan peralatan harus sudah rampung supaya di tahun depan kami hanya akan fokus dalam perawatan saja,” tegasnya.

Paska penandatangan nota kesepahaman (memorandum of understanding) bersama TNI/Polri terkait masalah akomodasi yang akan digunakan oleh panitia selama pelaksanaan PON nanti, Yunus meminta kepada bidang akomodasi segera mendata lokasi-lokasi seperti wisma, asrama, dan perumahan yang dimiliki TNI/Polri agar segera direhabilitasi tahun ini.

Selain itu, perihal masalah peralatan penunjang pertandingan yang akan digunakan nanti, Yunus mengaku, pihaknya masih terus mengejar agar prosesnya rampung tahun ini.

“Sebagian peralatan yang digunakan nanti, akan kami datangkan dari luar negeri. Sebenarnya semua masalah peralatan sudah disiapkan, namun akibat situasi Covid-19 saat ini, maka terpaksa kami tunda dulu,” sambungnya.

Yunus memerkirakan, masalah peralatan penunjang ini akan memakan waktu sekitar empat hingga enam bulan, termasuk lelang tender. Namun, dirinya  memastikan, seluruh masalah akomodasi dan peralatan penunjang pertandingan bisa selesai sebelum 2021. (Ray)

KONI

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *