Polisi Beberkan Kronologi Kebakaran di APO Kali

  • Whatsapp
Mobil water canon saat berupaya memadamkan kobaran api/istimewa
PGBP

Pariwisata

JAYAPURA, FP.COM– Puluhan unit rumah yang berada di kawasan pemukiman padat penduduk, APO Kali, Kelurahan Bhayangkara, Distrik Jayapura Utara, Kota Jayapura, ludes dilalap si jago merah, pada Kamis (26/11/20), sekitar pukul 12.10 WIT.

Keterangan kepolisian menyebutkan, dugaan sementara penyebab kebakaran berasal dari kebocoran pada selang tabung gas elpiji milik salah satu warga. Sejauh ini, ada tiga saksi yang dimintai keterangannya, yaitu; Z (51), S (24), dan HH (47).

Read More

KONI

Kronologis kejadian, menurut para saksi, berawal saat Z meminta bantuan kepada S untuk memasangkan katup selang tabung gas elpiji. Setelah terpasang, rupanya ada kebocoran gas pada selang. Gas bocor inilah yang memantik api ketika kompor dinyalakan, yang kemudian memicu ledakan di dapur rumah Z.

Melihat api yang semakin membesar, Z lantas memberitahu tetangganya, HH, agar meminta pertolongan warga lain. Tetapi, minimnya peralatan ditambah jarak antarrumah yang saling berdekatan membuat kobaran api tak lagi terkendali, hingga menjalar ke rumah lain.

Mendapat laporan, pada pukul 12.30 WIT, pihak Kepolisian Resor Kota Jayapura langsung menerjunkan satu unit Armoured Water Canon (AWC) ke lokasi kebakaran. Begitu pula dengan tim Pemadam Kebakaran Kota Jayapura yang turun dengan tiga unit mobil pemadam kebakaran beserta dua unit AWC milik Samapta Kepolisian Daerah Papua. Setelah berjuang kurang lebih empat jam, api baru dapat dikuasai.

Kabid Humas Polda Papua Ahmad Mufthofa Kamal mengatakan, saat ini pihak kepolisian melalui Resor Kota Jayapura masih melakukan penyelidikan awal untuk mencari penyebab kebakaran ini terjadi.

“Untuk penyebab kebakaran sendiri, aparat akan melakukan penyelidikan dan menggelar olah tempat kejadian perkara terlebih dahulu,” ungkapnya.

Ia juga menjelaskan, tak ada korban jiwa dalam peristiwa naas tersebut. Jumlah rumah yang hangus sebanyak 55 unit, kerugian materil ditaksir mencapai Rp.8 miliar.

Selanjutnya, pihak Kepolisian Resor Kota Jayapura akan melakukan pendataan bersama Dinas Sosial Pemerintah Kota Jayapura untuk memastikan jumlah kerugian korban.

Menanggapi maraknya insiden yang belakangan terjadi di Kota Jayapura. Kamal juga berpesan kepada seluruh masyarakat untuk selalu waspada dan memastikan kondisi rumah yang aman agar tidak terjadi peristiwa yang tak diinginkan.

“Bagi seluruh masyarakat, pastikan rumah dalam keadaan aman jika ingin ditinggalkan. Karena banyak terjadi kebakaran yang juga disebabkan oleh kelalaian pemilik rumah,” himbaunya. (Ray)

Kehutanan

GKI

Dinkes

Air

Covid

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *