Sinergi BI dan Pemda di Papua: Perkuat Pengendalian Inflasi Hingga Akselerasi Digitalisasi Daerah

Gubernur Papua, Komjen Pol (Purn) Mathius D. Fakhiri, bersama Kepala BI Papua, Warsono, menandatangani komitmen bersama dalam High Level Meeting (HLM) TPID & TP2DD di Kota Jayapura.

JAYAPURA,FP.COM – Menanggapi dinamika inflasi awal tahun, Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPw BI) Provinsi Papua menggelar High Level Meeting (HLM) Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) dan Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD) di Kota Jayapura, Kamis (5/3). Pertemuan strategis ini menghasilkan komitmen bersama untuk menjaga stabilitas harga sekaligus mendorong transformasi digital.

Kepala Perwakilan BI Papua, Warsono, mengungkapkan bahwa berdasarkan data BPS Februari 2026, mayoritas wilayah di Papua mengalami inflasi akibat menipisnya stok pangan pasca-Nataru dan faktor cuaca. “Kami mengapresiasi kinerja TPID dan TP2DD yang terus berupaya menjaga stabilitas harga di tengah gejolak global dan kenaikan harga komoditas seperti emas,” ujar Warsono.

Read More

Senada dengan hal tersebut, Gubernur Papua, Komjen Pol (Purn) Mathius D. Fakhiri, menekankan pentingnya langkah konkret di lapangan. Ia mendorong penguatan Operasi Pasar atau Gerakan Pangan Murah (GPM) di titik-titik strategis untuk menjaga daya beli masyarakat.

Sementara itu, Walikota Jayapura, Abisai Rollo, menambahkan bahwa sisi digitalisasi menjadi kunci efisiensi. “Kami berkomitmen meningkatkan volume transaksi non-tunai demi tata kelola pemerintahan yang transparan dan berdampak positif bagi pelayanan publik,” tegasnya. Acara diakhiri dengan penandatanganan komitmen bersama oleh pimpinan daerah dari Jayapura hingga Keerom. (AiWr)

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *