YPK Keerom akan Gelar Seminar Bertema Transformasi Layanan Pendidikan

Ketua Pengurus Sekolah Wilayah (PSW) YPK Kabupaten Keerom, Karel Mambay

KEEROM, FP.COM – Di usianya yang ke 61 tahun, Yayasan Pendidikan Kristen (YPK) di Kabupaten Keerom mengelola satuan pendidikan sebanyak 16 sekolah, terdiri dari dua (2) taman kanak-kanak, sembilan (9) sekolah dasar, dua (2) sekolah menengah pertama, satu (1) sekolah menengah atas, dan satu lagi sekolah kejuruan. Sekolah kejuruan yang dimaksud adalah Sekolah Menengah Agama Kristen yang bernaung di bawah Kementerian Agama Republik Indonesia.

“15 lainnya di bawah dinas pendidikan,” ujar Ketua Pengurus Sekolah Wilayah (PSW) YPK Kabupaten Keerom, Karel Mambay, Jumat (3/3/23).

Read More

Masih tentang ulang tahun Yayasan Pendidikan Kristen (YPK) di Tanah Papua. Di Kabupaten Keerom, momen ini diperingati dengan berbagai cara. Selain jalan santai dan kerja bakti, panitia ulang tahun juga akan menggelar sebuah seminar bertemakan transformasi layanan pendidikan. Dari seminar ini diharapkan muncul solusi untuk menjawab kompleksitas pendidikan masa kini yang tak sekadar sarana dan prasarana.

”Paling tidak, satuan pendidikan kita itu bisa bangkit dan memposisikan dirinya sejajar dengan satuan pendidikan yang dikelola oleh pemerintah,” kata Mambay.

Puncak dari rangkaian acara ulang tahun ini adalah ibadah bersama pada tanggal 8 Maret, dipusatkan di Jemaat GKI Petra Bate Bibiosi yang dirangkaikan dengan peletakan batu pertama pembangunan 1 (satu) ruang belajar di SD YPK kampung Bate Bibiosi.

Dengan mengusung tagline “YPK Keerom Bangkit”, Mambay berharap, PSW bersama Badan Pengurus (BP) YPK bersinergi dengan para pemangku kebijakan untuk pembaharuan kelembagaan, menumbuhkan integritas menuju pencapaian visi pendidikan Kristen.

“Kita terus berkolaborasi dengan BP YPK dan pemerintah untuk meningkatkan mutu dan kualitas pendidikan YPK sehingga mampu bersaing dengan sekolah-sekolah lainnya,” tambahnya. (*)

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *