JAYAPURA,FP.COM – Langkah Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Provinsi Papua yang menggelar Pelatihan Juru Pelihara Cagar Budaya mendapat apresiasi tinggi dari para penjaga situs di daerah. Kegiatan ini dinilai sebagai wujud perhatian nyata pemerintah provinsi terhadap peningkatan kapasitas para garda terdepan pelestari warisan sejarah Papua.
Apresiasi tersebut salah satunya disampaikan oleh Yulians Yosen Tanggumyan, Penjaga Situs P II Wakde, Pulau Sarmi. Ia menyampaikan rasa terima kasih dan penghargaan kepada Disbudpar Papua yang telah menaruh perhatian besar kepada para juru pelihara yang bertugas di berbagai kabupaten dan kota.
Yulians berharap perhatian serta kegiatan pembinaan seperti ini dapat terus dilakukan secara berkesinambungan, khususnya untuk menjangkau para pengelola situs di wilayah kabupaten/kota. Menurutnya, perhatian sinergis antara pemerintah provinsi dan pemerintah daerah sangat krusial untuk menjaga cagar budaya sebagai daya tarik utama bagi wisatawan yang berkunjung.
Dalam rangkaian pelatihan tersebut, para peserta juga melakukan studi lapangan ke Situs Megalitik Tutari, Kabupaten Jayapura, pada Kamis (8/10). Dalam kunjungan itu, Yulians mengaku sangat kagum dengan tata kelola serta perhatian yang diberikan terhadap Situs Tutari.
Ia berharap komitmen dan dukungan pemerintah seperti yang ditunjukkan Pemerintah Kabupaten Jayapura pada Situs Tutari dapat diimplementasikan pula oleh Pemerintah Kabupaten Sarmi. Yulians meyakini, dengan tata kelola yang baik dan perhatian penuh dari pemerintah daerah, cagar budaya sejarah akan menjadi magnet kuat bagi pengembangan pariwisata di Tanah Papua. (AiWr)


