Data Covid-19 Papua: 45 Positif, 54 PDP, 3.084 ODP

  • Whatsapp
Sebaran Covid 19 di Provinsi Papua per Rabu, 8 April 2020

JAYAPURA, FP.COM – Berdasarkan data yang dirilis Satuan Tugas (Satgas) Pencegahan dan Penanganan Covid-19 Provinsi Papua per Rabu (08/04/2020), jumlah orang yang dinyatakan positif sebanyak 45 orang, 35 di antaranya sedang menjalani perawatan, lima (5) sembuh, dan meninggal lima (5) orang.

Rabu kemarin, terjadi lonjakan kasus positif, dengan tambahan 14 pasien. “Ada tambahan 10 pasien dalam pengawasan (PDP), sehingga jumlahnya menjadi 54 orang, sedangkan orang dalam pemantauan (ODP) sebanyak 3.084 orang,” ujar juru bicara Satgas Covid-19 Papua, dr. Silwanus Sumule, Sp.OG(K), dalam keterangan persnya secara virtual, Rabu (08/04/2020).

Read More

Hingga sekarang, ada empat (4) daerah zona merah di Provinsi Papua yaitu Kota Jayapura sebanyak 21 kasus positif (16 dirawat, 3 sembuh, dan 2 meninggal), Kabupaten Mimika dengan 13 kasus positif (10 dirawat dan 3 meninggal), Kabupaten Jayapura dengan 7 kasus positif yang semuanya sedang dirawat. Sementara, di Merauke, tercatat 4 kasus positif di mana dua (2) orang sedang dirawat dan dua (2) dinyatakan sembuh.  

Scara khusus, Sumule meminta Tim Gugus Tugas Percepatan Pengendalian (TGTPP) Covid-19 Kabupaten Mimika menggiatkan surveilans di wilayah itu guna menelusuri riwayat kontak pasien terakhir, melibatkan dinas kesehatan dan para pegiat public health .

Dalam masa Tanggap Darurat ini, Sumule berharap masyarakat semakin patuh menjaga jarak, menghindari kerumunan, dan tetap di rumah.

“Yang berkerumun atau bergerombol di tempat umum mestinya ditindak tegas,” katanya.

Ia juga meminta masyarakat tak perlu malu melaporkan diri jika memiliki riwayat kontak dengan orang yang dinyatakan positif maupun PDP.

“Petugas kami siaga 24 jam, hubungi kami di hotline 1500671. Anda akan ikuti Rapid Diagnostic Test (RDT) untuk mengetahui status Anda. Jika ternyata positif, maka dilanjutkan dengan pemeriksaan swab menggunakan PCR di laboratorium Litbangkes.”

Menurutnya, jika tidak melaporkan diri, seseorang berpotensi menjadi carrier, menularkan virus kepada keluarga juga orang lain. JP/dbs

RS Abe

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *