Forum SKPD se-Provinsi Papua: Menyatukan Persepsi tentang Pembangunan Kebudayaan dan Pariwisata

Forum SKPD bidang Kebudayaan dan Pariwisata se-Provinsi Papua, Rabu (24/4)

JAYAPURA, FP.COM – Forum Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) digelar Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Provinsi Papua di salah satu hotel di bilangan Kotaraja, Rabu 24/4/24. Forum ini dibuka oleh pelaksana tugas Asisten II Bidang Perekonomian dan Kesejahteraan Rakyat Setda Provinsi Papua Suzana Wanggai.

Penabuhan Tifa bersama tanda dibukanya Forum SKPD Bidang Kebudayaan dan Pariwisata se-Provinsi Papua

Menurut Suzana, forum ini amat penting terutama dalam menyatukan persepsi sehingga terwujud sinergi dan semangat kolaborasi antarbidang kebudayaan dan pariwisata bersama bidang terkait lainnya.

Read More

“Pertemuan ini sangat luar biasa di mana kita semua dari bidang kebudayaan dan pariwisata bisa sama-sama duduk dan kemudian kita saling berbagi kira-kira program-program apa yang kita bisa kolaborasikan untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat. Ini penting sekali dengan pengalaman dan potensi-potensi, kita bisa melihat apa yang bisa kita sinergikan ke depan sama-sama,” ujar Suzana.

Penyematan tanda peserta oleh Plt Asisten II Suzana Wanggai

Dia menilai, ke depan, pariwisata di Papua akan berpengaruh positif terhadap pertumbuhan ekonomi. Setidaknya sektor ini dapat meningkatkan pendapatan daerah, menciptakan lapangan kerja dan merangsang pertumbuhan industri pariwisata. Untuk itu dibutuhkan kerja kolaboratif antarbidang terkait lainnya agar terwujud pariwisata sebagai lokomotif penggerak ekonomi di Provinsi Papua.

“Yang saya tekankan tadi menjadi penting dalam forum ini bagaimana kita mengidentifikasi peluang kolaborasi antara sektor kebudayaan pariwisata dan sektor ekonomi lainnya, itu yang paling penting. Karena kalau kita bicara pariwisata itu tidak berdiri sendiri tetapi sektor lainnya juga mendukung, salah satunya infrastruktur. Kita optimis pertemuan ini merupakan komitmen bagaimana pemerintah ingin memajukan pariwisata di Provinsi Papua sebagai motor penggerak ekonomi,” tukas Suzana.

Di tempat yang sama, Kepala Disbudpar Provinsi Papua Yimin Weya mengatakan, pihaknya akan berkolaborasi dengan pemeritah kabupaten/kota dalam membangun industri pariwisata sehingga masyarakat lokal dapat mandiri dalam menghasilkan barang dan jasa bagi pemenuhan kebutuhan wisatawan dalam penyelenggaraan pariwisata kedepannya.

“Provinsi Papua induk ini sedang kita dorong agar sektor pariwisata menjadi sumber pendapatan daerah. Pemerintah kabupaten/kota, ke depan, kami akan dorong agar melakukan kerja kolaborasi sehingga objek-objek wisata di daerahnya yang akan dibangun. Dalam forum inilah kita sama-sama bicarakan,” beber Yimin.

“Lalu apa yang wisatawan bisa dapat ketika dia ke Papua, ini bisa kita buat panduan sehingga ketika turis tiba di bandara, menikmati alam dan sebagainya hingga dia pulang, itu kita kemas secara baik dari Jayapura sebelum pulang ke Biak dulu baru kembali ke negaranya, seperti itu akan kita kolaborasi,” jelasnya.

Tak hanya itu, pihaknya juga akan berkolaborasi dengan pihak-pihak terkait lainnya termasuk SKPD teknis dalam mewujudkan pariwisata Papua yang berkelanjutan bagi peningkatan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat di 9 kabupaten/kota se-Provinsi Papua. (*)

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *