SENTANI,FP.COM – Pemerintah Provinsi Papua melalui Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Dibudpar) menyerahkan bantuan hibah perlengkapan kepada lima Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) di Kantor Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Jayapura, Senin (27/7/2026). Langkah ini dilakukan untuk mendukung kesiapan pelaksanaan Festival Danau Sentani (FDS) XV 2026.
Bantuan barang hibah yang diserahkan meliputi baju, topi, jaket, dan tenda payung. Fasilitas tersebut diperuntukkan bagi Pokdarwis aktif di kawasan Danau Sentani dan wilayah Khalkote yang menjadi pusat penyelenggaraan FDS 2026.
Kepala Bidang Pariwisata Disbudpar Provinsi Papua, Napar Yoman, menegaskan bahwa Pokdarwis merupakan garda terdepan dalam menyukseskan agenda pariwisata berskala nasional tersebut.
“Melalui bantuan ini kami ingin memastikan teman-teman Pokdarwis tampil rapi, teridentifikasi, dan memiliki fasilitas yang memadai saat melayani wisatawan. FDS bukan hanya event Pemda, tapi pesta budaya milik seluruh masyarakat Papua,” ujar Napar Yoman.
Nantinya, baju, topi, dan jaket akan dipergunakan sebagai seragam resmi petugas lapangan selama festival. Sedangkan fasilitas tenda payung diproyeksikan sebagai posko informasi, lapak/stan UMKM, serta titik pelayanan pengunjung.
Perhatian Pemprov Papua ini menyulut apresiasi dari para pengelola wisata lokal. Salah satu ketua Pokdarwis penerima bantuan menyatakan kesiapannya untuk menjadi tuan rumah yang ramah dan profesional.
“Kami siap menjadi tuan rumah yang baik. Dengan perlengkapan ini kami lebih semangat menjaga kebersihan, keamanan, dan keramahan di lokasi festival,” ungkapnya.
Rangkaian FDS 2026 dijadwalkan berlangsung pada 1–5 September 2026, dengan agenda pra-festival yang dimulai sejak 25 Agustus 2026. Pemerintah daerah mengusung target menjadikan FDS sebagai ajang promosi budaya Papua sekaligus penggerak ekonomi masyarakat lokal.
Dengan tersedianya kelengkapan sarana ini, pelaksanaan Festival Danau Sentani di Khalkote diharapkan dapat berjalan tertib, nyaman, serta memberikan kesan mendalam bagi wisatawan domestik maupun mancanegara. (AiWr)


